Strategi ini masih terbukti proven utk mendulang duit
dari internet secara terus menerus setiap hari. Bagaimana caranya?
1. Build your list
Lihat kata “MEMBANGUN”, jadi bukan
asal dapetin kontak list saja. apalagi beli ribuan kontak email secara ngawur,
untuk dikirimi email promosi setiap hari.
Pakar marketing bilang, sangat
jarang orang membeli pd kunjungan pertama di situs, termasuk situs online shop
atau situs penjualan sederhana lainnya.
Mereka tdk langsung membeli krn bs
jadi, mereka belum tahu siapa anda?
Ini bicara masalah kenyamanan dan
kepercayaan!
Sebaliknya, jk anda tempatkan satu
buah opt in newsletter di situs anda dan menawarkan sebuah program (bs audio,
video, ebook, free report, konsultasi berkala, kupon diskon, voucher, hangout
bareng, dll) dg syarat mengisi nama, email dan hp. maka ini adalah cara
tepat sbg pintu masuk utk anda membangun list
2. Build relationship
Salah satu bagian dari strategi membangun hubungan itu adalah dg memberikan daftar konten yg menarik utk market anda.
Salah satu bagian dari strategi membangun hubungan itu adalah dg memberikan daftar konten yg menarik utk market anda.
Tujuannya?
Supaya mereka nyaman dan mulai mendengar, membaca bahkan percaya dg anda!
Supaya mereka nyaman dan mulai mendengar, membaca bahkan percaya dg anda!
Selain itu, ini sebagai bukti bahwa
anda itu adalah sosok yg riil/nyata.
Perhatikan baik, konten yg anda kirimkan
tdk akan pernah menyenangkan semua orang, tp percayalah mereka yg tdk suka dg
gaya anda akan dpt dengan mudah berhenti berlangganan email dari anda (klik
unsubscribe), krn itulah saya tdk merekomendasikan anda utk membeli paket
ribuan email dan dikirimi email massal. (hari gini masih pake gituan!)
Contoh: utk situs yang nantinya
dipakai utk berjualan produk informasi (ebook), seminar atau bahkan privat
coaching. Anda bisa buat tampilan situs sederhana seperti situs www.rumahbeli.com.
Tampilan situsnya sangat
sederhana sekali bukan?!
Perhatikan: alih2 sy langsung jualan
produk, hal pertama adalah saya harus BANGUN LIST.
Itu situs tentang properti. intinya
bagaimana saya berbagi pengalaman membeli properti baik melalui bank,
developer, orang yang lagi butuh uang, pembelian langsung dg modal tunai,
hutang/bayar mundur, lewat bank, calo atau yg lainnya.
Tema properti ini tdk akan pernah boring
utk dibagikan. apalgi masih banyak orang yg belum tahu cara memiliki rumah
tanpa harus bayar kontan.
Kedua, setelah dapatkan list, saya
tdk buru-buru menjual produk. why?
mereka belum tahu siapa saya.
mereka belum tahu siapa saya.
Saya harus membuat mereka nyaman,
mau mendengar dan membaca apa yg saya tulis.
Apakah anda mau menyekolahkan anak
anda di tempat yg belum anda kenal?
anda tdk tahu spt apa kurikulumnya, bgm guru2 dan lingkungannya?
anda belum tahu A-Z tentang sekolah itu.
anda tdk tahu spt apa kurikulumnya, bgm guru2 dan lingkungannya?
anda belum tahu A-Z tentang sekolah itu.
Tugas anda adalah mencari informasi
sampai anda tahu sehingga bisa memutuskan apakah anda ingin menyekolahkan anak
anda disana atau tidak.
Sampai sini anda pasti paham kan dg
apa yg saya maksud?
Cara sederhana ini jg bs diterapkan
di apapun produk yg anda jual di internet.
Entah itu anda sebagai seorang dropship, reseler atau produk owner toko online.
Entah itu anda sebagai seorang dropship, reseler atau produk owner toko online.
Tentunya jika produk yang anda jual
adalah toko online, atau anda sebagai seorang dropship atau reseller, anda bisa
menawarkan katalog, atau diskon khusus utk kategori produk tertentu, syaratnya
ya mereka hrs isi nama, email dan nomor HP melalui kotak opt-in newsletter
3. CHOOSE Product
Bukan hanya memilih produk yg asal!
TAPI produk yg sesuai dg kebutuhan list audience pembaca newsletter anda!
TAPI produk yg sesuai dg kebutuhan list audience pembaca newsletter anda!
Catat baik-baik : PRODUK YANG
SESUAI DG KEBUTUHAN LIST PEMBACA NEWSLETTER ANDA
Contoh:
Alih-alih saya memaksakan diri utk menjual produk yg SAYA PIKIR ORANG MAU BELI. adalah lebih baik jk saya melakukan riset, apa yg paling dicari dan dibutuhkan oleh para pembaca newsletter.
Alih-alih saya memaksakan diri utk menjual produk yg SAYA PIKIR ORANG MAU BELI. adalah lebih baik jk saya melakukan riset, apa yg paling dicari dan dibutuhkan oleh para pembaca newsletter.
Sbg contoh rumahbeli.com.
Saya tdk langsung jualan disana. Saya tdk langsung menjual tiket seminar atau sejenisnya, tidak sama sekali!
Saya tdk langsung jualan disana. Saya tdk langsung menjual tiket seminar atau sejenisnya, tidak sama sekali!
Sekalipun misalnya saya ada topik
menarik dan ada rencana utk menawarakan produk. tp hal pertama yg hrs saya tahu
adalah memastikan bahwa saya tahu kebutuhan mereka itu apa.
Caranya?
Dibuat nyaman, dibuat percaya dg apa yg kita bagikan, dg pengalaman kita, dg testimoni orang tentang kita, dst
Dibuat nyaman, dibuat percaya dg apa yg kita bagikan, dg pengalaman kita, dg testimoni orang tentang kita, dst
Lalu?
Buatlah diskusi ringan berdasarkan studi kasus tertentu, bisa dari pengalaman anda atau masalah yang sedang dihadapi orang lain.
Buatlah diskusi ringan berdasarkan studi kasus tertentu, bisa dari pengalaman anda atau masalah yang sedang dihadapi orang lain.
Lalu bagikan kiat-kiatnya.
Apakah cukup sampai disitu?
Kadang cukup kadang tidak.
Kadang cukup kadang tidak.
a. Bs cukup ketika audience anda
jelas dan mengerti maksud anda. Di lain waktu bs angkat topik lainnya. Ingat,
kalo kita berbagi berdasarkan pengalaman, aplg kita sdh expert, tentunya sangat
mudah bukan ?
b. Tidak cukup manakala sejumlah
besar audience pembaca anda ingin terus menggali dan menguasai topik tersebut.
Dari situlah, anda mulai create
produk, bs dlm bentuk ebook, jual tiket seminar, workshop, dst.
Diskusinya lewat apa?
Gunakan BLOG atau Group Diskusi di
Facebook.
Why?
Seorang marketer atau pebisnis online hrs punya blog atau facebook (atau keduanya)
Seorang marketer atau pebisnis online hrs punya blog atau facebook (atau keduanya)
Blog jg bs menarik prospek tertarget
utk membaca penawaran gratis dari anda.
Blog bs membangun interaksi dg audience anda dan membuat mereka kembali dan kembali lg, dari situlah mereka akan mulai mengenal siapa anda.
Blog bs membangun interaksi dg audience anda dan membuat mereka kembali dan kembali lg, dari situlah mereka akan mulai mengenal siapa anda.
Kenapa facebook?
Sederhananya gini krn facebook sbg media viral marketing. ketika si anu berkomentar, seluruh kontak fb-nya bs membacanya.
Sederhananya gini krn facebook sbg media viral marketing. ketika si anu berkomentar, seluruh kontak fb-nya bs membacanya.
Bisa dibayangkan jk suatu saat
si anu berkomentar tentang properti di grup yg anda buat, lalu kemudian
beberapa minggu setelahnya, dia pasang status bahwa dia sdh berhasil membeli
properti. tentunya teman2nya akan melihat riwayat timelinenya. sampai mereka
menemukan situs milik Anda.
Contoh kasus: di facebook page, saya
banyak berbagi tentang starting up business, akumulasi aset sampai wealth
management. saya tidak langsung berjualan disana, tp jika saya mau pun, saya
akan mulai melihat dari kebutuhan audience.
Pernah suatu kali waktu, banyak
komentar tentang cara memutar uang untuk bisa menghasilkan aset produktif. di
inbox pun banyak yg bertanya tentang itu. Nah, dari situlah saya bisa menawarkan
jasa atau konsultasi pribadi kepada mereka.
Seorang finansial planner yang saya
kenal men-charge biaya konsultasi 500 ribu per kasus. Medianya lewat email atau
chating.
Blog dan Facebook Page adalah pintu
masuk untuk membuat orang mengenal dan percaya tentang (produk) kita!
4. Back End Products.
Ketika anda pikir anda siap menjual
produk anda ke kontak list anda. Jangan lupakan strategi sederhana dari prinsip
“Back End products”
Salah satu bagian dari prinsip
“Back End products” adalah menjual dg harga paling murah di awal, lalu tawarkan
produk lain yg lebih tinggi. Orang biasa mengenalnya dg UPSELL.
Tapi ini adalah pintu masuk yg cukup
ideal utk dicoba.
Contoh:
Ketika saya berhasil membuat ebook berdasarkan kebutuhkan pembaca di list properti pd situs rumahbeli.com, dan ebooknya disukai, maka saya akan lebih mudah menjual produk yg relevan lainnya, misalnya membuka seminar yg harganya lebih mahal dari harga ebook.
Ketika saya berhasil membuat ebook berdasarkan kebutuhkan pembaca di list properti pd situs rumahbeli.com, dan ebooknya disukai, maka saya akan lebih mudah menjual produk yg relevan lainnya, misalnya membuka seminar yg harganya lebih mahal dari harga ebook.
Sebaliknya, jk saya langsung dari
awal menjual seminar, belum tentu respon dari pembaca newsletter akan
meningkat drastis.
Polanya bs jadi seperti ini: Dari
hasil diskusi -> buat ebook (harga 47 rb) -> ada yg berhasil menerapkan
isi strateginya -> minta testimoni dan bongkar caranya -> undang audience
ikut seminar gratisnya (preview) – tawarkan seminar full day
Contoh lain:
Saya ada list prospek dg tema PELUANG USAHA.
Daripada saya langsung menawarkan keanggotaan internet marketing secara to the point, adalah lebih baik saya membuat ebook murah dg harga 42 ribu, lalu di dalam ebook tsb saya menceritakan kesuksesan saya dalam meraup ribuan dollar dari internet dan menggiring pembaca utk memiliki produk tutorial internet marketing seharga 147 ribu, 199 ribu atau 247 ribu.
Saya ada list prospek dg tema PELUANG USAHA.
Daripada saya langsung menawarkan keanggotaan internet marketing secara to the point, adalah lebih baik saya membuat ebook murah dg harga 42 ribu, lalu di dalam ebook tsb saya menceritakan kesuksesan saya dalam meraup ribuan dollar dari internet dan menggiring pembaca utk memiliki produk tutorial internet marketing seharga 147 ribu, 199 ribu atau 247 ribu.
Sampai sini anda bisa mengerti?
5. Test and Track
Dari cara menjual diatas, tdk semua
memberikan hasil, krn itulah kita harus selalu TEST dan TRACKING mana penawaran
yg memberikan hasil paling memuaskan.
Contoh:
a. menjaring pembaca utk melihat penawaran gratis dari anda itu lebih banyak berasal dari Facebook, blog atau search engine atau iklan berbayar?
a. menjaring pembaca utk melihat penawaran gratis dari anda itu lebih banyak berasal dari Facebook, blog atau search engine atau iklan berbayar?
b. ketika menawarkan produk, lebih
suka menggunakan prinsip “back end product”, “hard sell” atau “soft selling”
Sebagai contoh: list prospek dg tema
PELUANG USAHA, ketika ditawarkan langsung tentang paket tutorial yang saya jual
tentang internet marketing maka HASILNYA dalam 2 minggu hanya ada 15 sales.
Tapi ketika dibuatkan free repot
dalam bentuk ebook berisi studi kasus lalu dibagikan gratis dan ada tanya
jawabnya, lalu diberikan garansi 10 hari utk mencoba strategi dan prinsip2 yang
ada di blog-blog, ternyata respon penjualannya bisa melonjak 3x lipat.
Penting sekali TEST dan TRACK ini
bisa kita evaluasi dari waktu ke waktu.
Nah itulah, prinsip-prinsip
sederhana yg harus anda ketahui ketika ingin terus menerus mendapatkan income
dari internet. Sederhana caranya, tapi tetap membutuhkan ketekunan dan
perhatian Anda setiap harinya 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar